Waktu kecil saya ga pernah kepikiran buat belajar maen alat musik. Palingan cuma maenin alat musik sebangsa angklung ato suling buat pelajaran sekolah dasar aja. Tapi apa mau dikata, ketika saya masih duduk di bangku kelas 5 SD, tetangga saya yang umurnya kurang lebih 5 tahun lebih tua mulai “menakut-nakuti” saya untuk belajar memainkan alat musik. Apa pasal? sebab kata dia, sewaktu sudah SMP nanti, sang guru akan menyuruh anak muridnya untuk membentuk sebuah band. Ya, pikiran saya band itulah yang akan menjadi salah satu sumber nilai mata pelajaran seni musik.
Apa boleh buat, karena takut nanti ketika SMP saya ga bisa maen musik terus akhirnya akan menambah catatan buruk dalam rapor, saya pun belajar maen gitar. Yang ngajarin? ya tentu temen saya yang nakut-nakutin saya tadi. Alhasil saya pun setiap hari harus main ke rumahnya yang cuma tinggal melangkah beberapa kali saja. Untungnya gratis.
Maka mulailah saya belajar gitar setiap hari. Saya masih inget disuru ngikutin melodi dari lagu Stand by Me-nya Ben E. King, yang waktu itu dipake buat iklan salah satu produk obat nyamuk. Liriknya ada di bawah ini:
When the night has come
And the land is dark
And the moon is the only light we’ll see
No I won’t be afraid, no I won’t be afraid
Just as long as you stand, stand by me
And darlin’, darlin’, stand by me, oh now now stand by me
Stand by me, stand by me
If the sky that we look upon
Should tumble and fall
And the mountains should crumble to the sea
I won’t cry, I won’t cry, no I won’t shed a tear
Just as long as you stand, stand by me
And darlin’, darlin’, stand by me, oh stand by me
Stand by me, stand by me, stand by me-e, yeah
Whenever you’re in trouble won’t you stand by me, oh now now stand by me
Oh stand by me, stand by me, stand by me
Darlin’, darlin’, stand by me-e, stand by me
Oh stand by me, stand by me, stand by me Read the rest of this entry »


Recent Comments